Skip to content

Danau Matano Sulawesi Selatan

by on May 22, 2010

Danau Matano Sulawesi Selatan, merupakan danau terdalam ke delapan di dunia

Danau Matano adalah sebuah danau di sebelah utara Sulawesi Selatan, tepatnya berada di tengah pulau Sulawesi di di desa Nuha ,Sorowako, Kabupaten Luwu Timur. Danau ini memiliki kedalaman sejauh 600 meter (1.969 kaki), 382 meter di antaranya di atas permukaan laut. danau ini adalah danau terdalam di Asia Tenggara serta terdalam kedelapan di dunia.

Danau Matano bukan merupakan pembentukan dari beberapa anak sungai, tetapi terbentuk dari ribuan mata air sehingga tidak akan pernah mengalami kekeringan. Airnya sangat jernih.

Sebagai sumber daya alam yang sangat potensial maka perusahaan tambang nikel terbesar kedua dunia, PT.INCO memanfaatkan buangan air dari Danau Matano sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA) untuk pemanfaatan di pabrik, dan juga untuk penggunaan oleh masyarakat.

Danau ini juga merupakan satu-satunya jalur penghubung antara sulawesi selatan (Suruako) dengan sulawesi tengah (Marowali) . Danau ini dapat dilintasi dengan menggunakan perahu kayu bermotor selama kurang lebih 30 menit.

Dengan panorama indah yang dikelilingi oleh pegunungan Verbec… , danau Matano ini sangat layak dijadikan tujuan wisata. Pasir pantainya yang putih, dengan ombak yang ramah namun masih memungkinkan untuk berolahraga air semisal renang, layar, ski air, kano dan menyelam. Kecerahan air yang mencapai 23 meter sangat menggoda untuk olahraga snorkling dan diving, apalagi ikan-ikan yang hidup di danau ini merupakan ikan yang sangat khas dan tidak dijumpai di daerah lain. Beberapa event lokal dan nasional pernah diselenggarakan disana, antara lain lomba perahu dayung tahunan, Sunday market, year end party, sampai kompetisi renang nasional PRSI menyeberangi danau Matano. Di daerah Sorowako ini , ada tiga pantai yang kerap dikunjungi masyarakat yakni pantai Old Camp, pantai Idee (Pontada) dan pantai Kupu-kupu (Salonsa). Di sisi danau lainnya, desa Nuha, Tapulemo dan desa Matano, juga memanfaatkan danau matano sebagaimana masyarakat Sorowako.

Danau Matano, yang berarti mata air dalam bahasa Dongi, bahasa asli Sorowako, terbentuk dari ribuan mata air yang muncul akibat gerakan tektonik; lipatan dan patahan kerak bumi yang terjadi di sekitar daerah litosfir yang membutuhkan waktu lama untuk terisi oleh air dan membentuk danau sekitar 4juta tahun yang lalu. Di area Sorowako, juga terbentuk dua danau lainnya, danau Mahalona (kedalaman 60mtr) dan danau Towuti (kedalaman 200mtr). Air yang mengalir dari Danau Matano dialirkan melalui sungai Larona ke Danau Mahalona kemudian ke Danau Towuti dan selanjutnya menuju muara melalui sungai Malili dan berakhir di Laut Bone. Sungai inilah yang menjadi penggerak PLTA Larona dan PLTA Balambano. dan PLTA Karebbe.

Danau Matano tak hanya terkenal karena panorama alamnya yang mempesona. Di sana juga ternyata menyimpan banyak keunikan. Dari letak dan komposisi kimianya yang khas hingga kekayaan fauna endemik yang hanya dapat ditemukan pada danau tersebut. Dan yang paling membanggakan pula, dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan tidak terjadi perubahan signifikan terhadap ekosistem danau sejak 1930-an hingga saat ini. Bahkan karena kekhasannya, beberapa ilmuan menilai danau di Sorowako, terutama Danau Matano patut diusulkan menjadi world heritage. Posisi dasar danau sangat khas, dimana letaknya lebih rendah daripada permukaan laut. Suatu gejala alam yang langka di dunia, hanya dilampaui oleh laut Mati, di lembah Jordan Mesir. Danau Matano juga bersifat isotermal, yang berarti beda suhu antara permukaan dan dasar danau kurang dari dua derajat celsius. Kecerahan air 23 m, padahal banyak danau lain di Indonesia hanya beberapa meter bahkan dm saja. Sifat khas lain di jumpai di dekat Desa Matano dimana beberapa mata air muncul dari dasar danau. Lalu pada kedalaman 200-300 m dapat dijumpai kolam ikan dengan indikasi aliran gravitasi di dasar danau. Jenis flora dan fauna yang hidup di Danau Matano bersifat endemic yang masih terjaga dengan baik. Secara awam, flora dan fauna endemik adalah mahluk hidup yang hanya ditemui di suatu tempat dan tidak bisa ditemukan di tempat yan lain.

Festival Danau Matano 2009 merupakan festival pertama di adakan di sorowako. Tepatnya di pantai ide yang telah berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 6 – 7 Juni 2009 . Dalam festival ditampilakan beragam kebudayaan yang ada di pesisir danau matano dan lomba ketangkasan dipesisir pantai.

 

Catatan

Danau ini adalah danau terdalam di Asia Tenggara dan terdalam ke-8 di dunia.

Letak Danau Matano
Danau Matano terletak di Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan . Danau ini pun dikelilingi oleh Pegunungan Verbec yang berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tengah  dan Provinsi Sulawesi Tenggara .

 

Dalam bahasa Dongi (bahasa asli Sorowako), Danau Matano berarti ‘mata air’ . Sebab, danau ini terbentuk dari ribuan mata air yang muncul akibat gerakan tektonik (lipatan dan patahan kerak bumi) yang terjadi di sekitar daerah litosfir.

Butuh waktu sekitar 4 juta tahun, agar patahan dan lipatan kerak bumi ini terisi air dan akhirnya menjadi sebuah danau.

Danau yang berusia sekitar 4 juta tahun ini, tinggi permukaan airnya 385 meter di atas permukaan laut. Itu artinya, dasar

 

Danau Matano ini berada kurang dari 200 meter di bawah permukaan laut. Menurut beberapa penelitian, danau yang terjadi akibat bentukan alam yang ada di Sorowako ini, termasuk danau langka di dunia.

Danau semacam ini juga ada di Danau Laut Mati di Lembah Jordan, Mesir dan Death Balley, Amerika Serikat.

Keunikan Danau Matano
Selain karena terbentuk dari peristiwa alam yang langka dan kedalamannya, Danau Matano memiliki keunikan lainnya.

1. Danau ini bersifat isothermal , artinya suhu air di permukaan dan suhu air di dasar danau itu berbeda kurang dari dua derajat Celcius. 

2. Di dekat Desa Matano yang terletak di sekitar danau ini, terdapat mata air yang mucul dari dasar danau. 

3. Di kedalaman 200-300 meter terdapat kolam ikan dengan indikasi aliran gravitasi di dasar danau.

 

Salah satu mata air yang muncul di desa dekat Danau Sorowako. Foto: wordpress

4. Di danau ini pun terdapat flora dan fauna yang endemik di Sorowako, artinya tidak dapat ditemukan di tempat lainnya.

Nah, karena berbagai keunikannya itu, pemerintah setempat membuat danau ini sebagai tempat tujuan wisata.

Selain itu, berbagai kegiatan olahraga air, seperti kano, kayak, jetski, snorkeling, menyelam, layar, renang dan lainnya juga sering dilakukan di danau ini. 

Sejumlah pakar ekologi telah merekomendasikan Danau Matano menjadi salah satu world heritage  dan biodiversity hotspot  yang harus dijaga kelestariannya.

From → Charm

3 Comments
  1. Disney permalink

    waaaahh ……….saya dulu 8 setengah tahun tinggal di situ,dan saya juga lahir di situ.saya sudah pernah mengelilingi danau matano itu,dan sudah pernah pergi ke mata airnya.

  2. kemarin saya dari sana, subhanallah sungguh indah dan menakjubkan, tak ramai pula orang kesana, jadi enjoy tuk refreshing….

  3. Danau Matano,Sorowako Keren…..Indah banget :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: